Buat apa sebenernya Kuliah ?
Banyak alasan ketika memilih untuk kuliah, kerja atau menikah. Apalagi ketika kita adalah seorang wanita. Banyak orang yang menganggap wanita tidak butuh pendidikan tinggi. karena tugasnya kelak hanya sebatas mengurus anak. Ditambah lagi ada juga yang beralasan bahwa jika seorang wanita kelak memiliki title tinggi apalagi melebihi suami, maka seorang istri cenderung akan memiliki ego yang tinggi. Mereka mengatakan,ditakutkan keluarganya tidak akan harmonis jika istri tidak fokus pada rumah tangganya dan lebih fokus pada pendidikannya dan karirnya.
Para pembaca, sebenarnya ketika seorang wanita dapat memperoleh pendidikan yang tinggi, menurut saya itu akan sangat membantu di masa depannya, termasuk didalam kehidupan rumah tangganya. Ketika seorang wanita mampu memanage dirinya, mampu mengatur hidupnya, dan memiliki banyak pengalaman dalam hal apapun, justru seorang wanita akan lebih siap untuk menjadi sosok ibu yang lebih baik. terutama dalam hal mendidik anaknya kelak. Jika dibandingkan dengan wanita yang memiliki keterbatasan pengetahuan, dikhawatirkan masa belajar pertama anak bisa saja salah.
Dalam hal ini wanita boleh saja kuliah asal dia mampu untuk menyokong dirinya sendiri dan tetap pada kodratnya. yaitu seorang wanita......
Rabu, 27 Agustus 2014
Pendidik
Guru adalah sosok terpenting dalam masa perkembangan anak, terutama di sekolah dasar. Menjadi seorang guru adalah pekerjaan bukan hal yang bisa dikatakan muudah, tapi justru pekerjaan sulit. Seorang bisa tumbuh dan berkembang bukan hanya di beri makan, tapi diberi pengetahuan. Memberi pengetahuan pun tidak hanya sekedar memberi, tapi juga ada prosesnya. Sosok guru dituntut tidak hanya bisa mengajar tapi juga mendidik. Kalau saja mendidik anak itu mudah, tapi kenapa banyak orangtua yang menitipkan anaknya ke sekolah, susah payah memilih sekolah yang terbaik, bekerja keras untuk membayar sekolah?. Bukankah dari hal ini kita bisa melihat bahwa ternyata mendidik anak itu tidaklah mudah, apalagi tanpa pengetahuan. Karena pada dasarnya seorang ibu kandungpun masih butuh bantuan seorang guru untuk mebantunya untuk mendidik anaknya.
Apakah kita masih mau merendahkan jasa seorang guru???
Guru adalah sosok terpenting dalam masa perkembangan anak, terutama di sekolah dasar. Menjadi seorang guru adalah pekerjaan bukan hal yang bisa dikatakan muudah, tapi justru pekerjaan sulit. Seorang bisa tumbuh dan berkembang bukan hanya di beri makan, tapi diberi pengetahuan. Memberi pengetahuan pun tidak hanya sekedar memberi, tapi juga ada prosesnya. Sosok guru dituntut tidak hanya bisa mengajar tapi juga mendidik. Kalau saja mendidik anak itu mudah, tapi kenapa banyak orangtua yang menitipkan anaknya ke sekolah, susah payah memilih sekolah yang terbaik, bekerja keras untuk membayar sekolah?. Bukankah dari hal ini kita bisa melihat bahwa ternyata mendidik anak itu tidaklah mudah, apalagi tanpa pengetahuan. Karena pada dasarnya seorang ibu kandungpun masih butuh bantuan seorang guru untuk mebantunya untuk mendidik anaknya.
Apakah kita masih mau merendahkan jasa seorang guru???
Langganan:
Postingan (Atom)
